Keseluruhan hidup manusia terdiri atas rangkaian mencoba dan mencoba.
Mulai dari mencoba berjalan, mencoba belajar bica, mencoba belajar
membaca, sampai dengan mencoba membangun keluarga adalah diawali denga
aktifitas mencoba.
Coba deh kita ingat-ingat, bagaimana sih
awalnya kita bisa muai berjalan? Kita berulang kali terjatuh. Tapi kita
terus mencoba untuk tetap berdidridan mencoba lagi untuk terus berjalan.
begitu juga ketika kita belajar naik sepeda. kita mencoba menaikinya
meskipun resiko untuk jatuh sangatlah besar. Sekarang anda bisa
menikmati hasilya hasil mencoba di masa kecil itu kini membuat anda bisa
berjalan tegap. Bisa membuat anda lancar naik sepeda.
Bayangkan
jika di waktu kecil anda tidak berani mencoba,tentu nasib anda tidak
akan seperti sekarang ini. kita mungkin tidak akan pernah dapat berjalan
jika waktu kecil dulu kita begitu memikirkan dan benar-benar
dikallahkan oleh rasa takut. Tetapi nyatanya sekarang anda dapat
berjalan, itu berati anda adalah orang yang pada saat masih kecil dulu
adalah orang-orang yang dapat mengalahkan rasa taku.
Tapi sayang
di usia yang makin dewasa, keberanian kita mencoba justru makin lama
makin terkikis. kita takut Mencoba hal baru karena karena kita takut
kehilangn keadaan dan apa yang ada sekarang, Kita takut gagal, takut
malu, takut ditertawakan, takut jatuh, takut dikatakan bodoh hingga pada
akhirnya kita pun takut dan terus takut mencoba. padahal suatu kesalahn
terbesar yang dilakukan banyak orang bukanlah takut gagal, tetapi
justru takut mencoba untuk sukses.
Keberanian untuk mencoba dan
selalu bereksperimen merupakan salah satu sikap para pemenang. Berani
sengat berbeda dengan `nekat'. Berani berarti melakukan tindakan dengan
penuh perhitungan dan persiapan. Ibarat maju maju ke medan peperang
denag persenjataan yang lengkap. Sedangkan nekat berarti melakukan
tindakan tanpa perhitunga dan persiapan. Ibarat maju ke medan
pertempuran tampa senjata sama sekali.
Orang yang tidak berani
mencoba pada hakikatnya itulah orang yang gagal. Kalau kita mencoba
melakukan sesuatu lalu kita gagal, itu hal biasa. Itu jauh lebih baik
daripada tidak mencoba dan tidak gaga. ( ya iyalah, mana mungkin bisa mencoba kalau tidak pernah mencoba melakukan
). Denga berani mencoba, secara tidak langsung, secara tidak langsung
kita dituntut untuk beajar dari kesalahan dan kegagalan yang kita alami.
jkiak anda berani mencoba melakukan sesuatu di luar apa yang anda
kuasai, anda akan tumbuh dan menjadi besar. Karena anda belajar di
dalamnya dan kemampuan anda akan meningkat. Orang rata-rata hanya
melakukan apa yang dia bisa. Orang sukses selalu bertanya kepada
dirinya, " Saya harus bisa apa lagi ?."
Bagi seorang pemenag kegagalan itu
biasa, gagal adalah sebuah pembelajaran yang sangat berharga dalam
perjalanan hidup mereka, Kegagalan adah guru terbaik yang dapat
mendewasakan dan mendidik mental untuk bersiap menjadi pribadi tangguh.
Resiko memang akan ada, Karena hidup pun
sebenarnya adalah kumpulan dari resiko-resiko. Anda naik kendaraan di
jalan raya saja ada resikoya, bisa keserempet kendaraan lain, bisa
ketabrak mobil dari belakng, bisa macam-macam. Risiko itu bikan untuk di
hindari, Tetapi d minimalisir sedemikian rupa. Pepatah mengatakan, " Nakoda yang baik tidak di lahirkan di laut yang tenang, tetapi di laut yang berombak. "
Takut untuk memncoba sama dengan menutup
peuang sekses yang mungkin kita peroleh. Peluang itu mungkin dipenuhi
sesuatu yang kita yang kita harapkan atau sesuatu yang kita tidak
harapkan. Tetapi peluang itu akan hilang jika kita tidak mencobanya.
jadi beranikan diri kita mencoba dan membuka peluang meraih sesuatu,
atau meninggakannya dan tidak mendapatkan apapun. Ketika kita berani
mencoba, itu berarti kita punya 50% kemungkinanan
gagal. tetapi kalu kita tidak berani mencoba, berarti kita punya 0%
kemungkinan berhasil dan 100% kemungkinan gagal.







0 comments:
Post a Comment
aaaaaa